Spongebob Squarepants adalah sebuah serial animasi yang paling populer di Nickelodeon. Pada awalnya, serial kartun ini ditayangkan tahun 1999 di Amerika Serikat dan dicipta oleh Stephen Hillenburg, seorang animator dan ahli biologi laut. Film ini diterbitkan oleh perusahaan United Plankton Pictures Inc.
Kualitas film animasi yang satu ini tak perlu disangsikan lagi. Film kartun Spongebob Squarepants sudah ditayangkan di seluruh dunia. Salah satunya di Indonesia. Bahkan, sudah diterjemahkan ke bahasa-bahasa lain selain Inggris, seperti bahasa Indonesia, Jerman, Perancis dan masih banyak lagi. Ini sudah cukup menjadi bukti sahih kualitas film kartun tersebut.
Episode Spongebob pada umumnya menarasikan kisah persahabatan Spongebob dan sahabatnya, Patrick, si bintang laut. Karakter kedua sahabat ini begitu polos, bahkan cenderung naif.
Ada beberapa episode Spongebob Squarepants yang menarasikan tentang persahabatan. Entah itu episode persahabatan yang lucu, sedih bahkan haru.
Beberapa episode tersebut di antaranya: (1) 'I'm With Stupid' yang mengisahkan tentang sikap persahabatan yang saling membantu; (2) 'Big Ping Loser', yang berbicara tentang kesabaran dan usaha keras; (3) 'Texas'; bercerita tentang rasa sayang dalam persahabatan; (4) 'Tea at The Treedome'; mengisahkan tentang sikap persahabatan yang saling menyemangati; dan (5) 'Dying For Pie', yang menarasikan ihwal kesetiaan dalam persahabatan.
Dari beberapa epsiode tersebut, yang disebutkan terakhirlah yang menjadi favorit saya. Ya, episode 'Dying for Pie'. Episode ini sungguh membuat semua orang sedih, bahkan terharu. Ada dua petikan perkataan Spongebob yang membuat epiosode tersebut semakin menarik dan selalu dikenang.
Pertama, pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. "Aku lebih suka jadi idiot daripada kehilanganmu”. Ini merupakan pernyataan Patrick kepada Spongebob, sahabatnya. Pernyataan yang sunggu naif bukan? Namun, mampu mengekspresikan bagaimana kecintaannya pada Spongebob, sahabatnya.
Kedua, "Kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak memiliki uang sama sekali." Demikian Spongebob membalas pernyataan Patrick. Pernyataan ini juga tak kalah konyolnya. Namun, sanggup mengekspresikan kecintaannya kepada Patrick, sahabatnya.
Mungkin apa yang kedua karakter kartun itu sampaikan terdengar konyol, bahkan cenderung naif. Namun, itu merupakan pesan naratif yang relevan dengan kondisi relasi sosial manusia di era milenial yang cenderung pragmatis dan individualis.
Secara hermeneutis, dalam pernyataan konyol dan cenderung naif kedua sahabat tersebut, terdapat sketsa orientasi hidup manusia era milenial. Pernyataan konyol tersebut merupakan simbol dan metafora yang merepresentasikan kecenderungan manusia yang hanya mencari harta dan pengetahuan tanpa mempedulikan aspek humanisme.
☕☕☕
(Ame'd Ibell)
(Ame'd Ibell)








Mantapp..👍👍
BalasHapus😁😁😁😁🙏🙏
BalasHapus